Friday, November 28, 2014

Rongos dari Jakarta...

Apa ukuran kemajuan? Fizikal? Intelektual? Rohani?
Gedung tinggi, rumah mewah atau kemanusiaan? Di gedung tinggi dan menara kaca di permukaan air, masih adakah ruang untuk Anur berteduh? Rakyat Malaysia menghantar anak ke sekolah biasa, anak pembesar di sekolah antarabangsa. Anur tak bersekolah...

Kata ibu Sinto (masih belum punya kesempatan menceritakan perihal beliau), anak seperti anur bukan meminta untuk dikasihani tetapi untuk dibantu mengembangkan bakatnya. Potensinya. Kita telah meletakkan pandangan yang juling lagi kabur. Kita melihat OKU dengan mata simpati, kononnya. Kalaupun tidak geli. Sebenarnya kita perlu melihat dengan mata pertanyaan, " Apa yang anda perlu?"
Kalau beriman dengan rukun iman ke enam, tak perlu lagi kita memandang dengan mata aneh. Kita sudah faham. Qada dan qadar bukan di kitab, ia di dunia nyata. Tak timbul lagi soal pelik. Tiada yang aneh. Nabi Musa juga pertuturannya terganggu kerana lidahnya terkena api sewaktu bayi ketika Firaun mengujinya dahulu.

Anur, dan teman-temannya tersisih...di tanah leluhur. Mana ruang? Mana liang untuk bernafas? Mana lapangan untuk kami? Apakah Malaysia juga republik badut?





4 comments:

CEO Siber said...

...



PENTING:

Anak2 Muda Yang Saya Kasihi Sekalian.... Harap Kalian Tidak Percaya Dengan 'Janji2 Manis' Mereka ( PAU 2014 )...

Itu Hanya 'Perangkap' Untuk Menarik Sokongan Anak Muda Yang Sudah Tiada Terutama Di Bandar....

Anak2 Muda Di Dalam Parti Mereka Sendiri Pun Sudah Meragui Parti Mereka.... Cuma Yang Berucap Di Atas Pentas Itu Sahaja Yang 'Syok Sendiri'...



Jadi.. Berhentilah berjuang untuk UMNO...

Jika Kalian Tidak Percayakan Saya....
Kita Tunggu PAU 2015 pada NOV/DEC 2015....
Mereka Akan 'Menyalak' Perkara yang sama.... ( Perjuangan UMNO Busuk Hingga Ke USUS )


Harap Maklum.. TKasih :-D



MAKIN BERAPI - Tu Dia 'PUKULAN MAUT' Buat PAU 2014!

MAKIN BERAPI - Tu Dia 'PUKULAN MAUT' Buat PAU 2014!

MAKIN BERAPI - Tu Dia 'PUKULAN MAUT' Buat PAU 2014!

b.r.u.t.a.l.s.o.l.o said...

Buku buku lama indon banyak yang berkualiti

kulupSakah said...

Ye...power sih

Rosnida Zainab said...

Assalamu Alaikum wr-wb, perkenalkan nama saya ibu Rosnida zainab asal Kalimantan Timur, saya ingin mempublikasikan KISAH KESUKSESAN saya menjadi seorang PNS. saya ingin berbagi kesuksesan keseluruh pegawai honorer di instansi pemerintahan manapun, saya mengabdikan diri sebagai guru disebuah desa terpencil di daerah surakarta, dan disini daerah tempat mengajar hanya dialiri listrik tenaga surya, saya melakukan ini demi kepentingan anak murid saya yang ingin menggapai cita-cita, Sudah 9 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 4 kali mengikuti ujian, dan membayar 70 jt namun hailnya nol uang pun tidak kembali bahkan saya sempat putus asah, pada suatu hari sekolah tempat saya mengajar mendapat tamu istimewa dari salah seorang pejabat tinggi dari kantor BKN pusat Jl. Letjen Sutoyo No. 12 Jakarta Timur karena saya sendiri mendapat penghargaan pengawai honorer teladan, disinilah awal perkenalan saya dengan beliau, dan secara kebetulan beliau menitipkan nomor hp pribadinya 0853-1144-2258 atas nama Drs Muh Tauhib SH.MSI beliaulah yang selama ini membantu perjalan karir saya menjadi PEGAWAI NEGERI SIPIL.alhamdulillah berkat bantuan bapak Drs Muh Tauhib SH.MSI SK saya dan 2 teman saya tahun ini sudah keluar, bagi anda yang ingin seperti saya silahkan hubungi bapak Drs Muh Tauhib SH.MSI, siapa tau beliau bisa membantu anda